TurunTangan Yogyakarta - Bagikan 200 Paket untuk Driver Taxi Konvesional Terdampak

Sampai per tanggal 27 Juli 2020, sudah hampir 2000 paket bantuan yang dibagikan oleh gerakan Sembodo Lawan Corona ke masyarakat Yogyakarta yang terdampak Covid-19. Gerakan Sembodo lawan corona yang terdiri dari beberapa komunitas yang diinisaisi oleh Turun tangan Yogyakarta dan Taqwa Street yang mengkordinasikan komunitas ojol lainnya seperti : TEKAB, KORLITA, KEPIK, SERGAB, STAK, GBGK, OJB sebagai pejuang kurir kebaikan. Gerakan kali ini berkolaborasi dengan Kitabisa.com untuk menyalurkan 200 paket bantuan dengan sasaran penerima adalah pengemudi  taxi konvesional.

Paket bantuan yang diberikan merupakan bahan-bahan pokok untuk kebutuhan sehari-hari para pengemudi. Penerima bantuan untuk program ini memang ditujukan untuk pengemudi taxi konvensional baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak aktif lagi, karena menurut pengamatan team, banyak pengemudi taxi konvesional yang kehilangan mata pencarian disebabkan pandemi ini. Apalagi Yogyakarta yang terkenal dengan pariwisatanya, tentu hal ini sangat berimbas banyak pada pendapatan dan kesejahteraan para pengemudi taxi konvensional.

Kegiatan penyerahan donasi ini dimulai dari tanggal 26 -27 Juli 2020 di beberapa titik pangkalan taxi konvesional. 2 titik pada Minggu, 26 Juli 2020 dan 4 titik pada Senin, 27 Juli 2020. Simbolisasi penyerahan donasi di wakilkan oleh pembina Turuntangan Yogyakarta, Arif Noor Hartanto.

Menurut Arif Noor Hartanto, kegiatan sosial ini ternyata dapat mencairkan resistensi konflik, baik dari kalangan pengemudi taksi konvensional maupun driver berbasis aplikasi online. Kebersamaan yang timbul diharap mampu menyatukan merekan mereka dalam bekerja sesuai bidangnya masing-masing.

Koordinator Turuntangan Yogyakarta Alifa Suri mengatakan bahwa pembagian donasi akan dilakukan ke daerah lain di DIY.

Menurut manager internal Turuntangan , Sanghyang Sukma Wahyu Abadi menjelaskan bahwa "Turun Tangan’ merupakan gerakan kepemudaan yang saat ini sudah memiliki 70 regional di seluruh Indonesia, termasuk sudah ada di Papua.

“Gerakan ini kami serahkan sesuai ‘passion’ anak anak muda di daerah. Misalnya bisa konsen di bidang pendidikan, ekonomi dan lainnya. Salah satu gerakan yang terus menggeliat di Yogyakarta adalah sembodo lawan corona ini,” ucapnya

Gerakan sembodo lawan corona ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, namun juga pada penyedia layanan konseling oleh para profesional dibawahkonselia.id. Layanan konseling ditujukan bagi masyarakat terdampak yang membutuhkan pertolongan psikologis.