Sharing Session bersama Pandji (Nasionalisme Versi Kita)

Turun Tangan

27 Nov 2019

Jakarta, 7 November 2019 – TurunTangan adalah sebuah inkubasi kepemimpinan pemuda dengan pendekatan gerakan kerelawanan. Untuk mempererat dan memperkuat pergerakan delegasi Relawan TurunTangan dari seluruh daerah, dilaksanakanlah acara Gathering Nasional. Gathering Nasional adalah agenda besar TurunTangan yang rutin diadakan setiap tahun dan tahun ini adalah tahun kelima mereka mengadakan acara ini.

Gathering Nasional diselenggarakan pada 6-10 November 2019.  Tahun ini, TurunTangan Jakarta berkesempatan menjadi tuan rumah. Sambutan disampaikan oleh ketua panitia sekaligus ketua TurunTangan Jakarta, Juang Akbar Magenda dan Direktur Eksekutif TurunTangan, Angger Sutawijaya. Acara ini dibuka secara langsung oleh ketua TurunTangan M.Chozin Amirullah.

Pembicara yang diundang dalam acara Gathering Nasional ini antara lain Novel Baswedan selaku penyidik KPK, Pandji Pragiwaksono Public Figure sekaligus founder Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia, Haris Azhar selaku Direktur Eksekutif Lokataru, Najeela Shihab selaku Founder Kampus Guru Cikal dan Komunitas Guru Belajar, Suci Hendrina selaku Public Relation Manager Wardah Cosmetic, Subhanudin Husein selaku Strategic Development Manager Indonesia Mengajar, Zahra Fajardini selaku Director of Education Nizamia Andalusia School, Abdul Rahman Ma’mun selaku CEO Magnitude Indonesia, dan Majlis Belia Malaysia dan Institut Darul Ehsan Selangor, Malaysia.

Pandji  Pragiwaksono yang dulu sempat bergabung menjadi relawan TurunTangan berpesan kepada peserta bahwa dalam sebuah gerakan, lebih baik mengutamakan dampak daripada untuk dikenal. Karena di era sekarang ini membuat orang viral/dikenal itu mudah, tapi belum tentu menimbulkan dampak yang positif. Tetapi jika kita sudah mendapatkan dampak yang positif dan menginspirasi banyak orang, maka gerakan kita akan semakin dikenal.

Pandji berkata, “Dalam gerakan kerelawanan itu konsistensi sangat penting. Bagi kalian yang sudah bertahan di dunia kerelawanan selama setahun atau lebih, kalian patut dibanggakan.” Karena menurut Pandji, menjadi relawan itu tidaklah mudah karena melakukan sesuatu hal tanpa berharap apa-apa. “Jika suatu saat kalian pergi dari dunia kerelawanan, mungkin hal itu tidak berdampak pada kalian. Tapi akan sangat berdampak ke orang-orang yang kalian tinggalkan,” Kata Pandji.

Pandji mengungkapkan mengenai nilai yang ia yakini. “Sedikit lebih beda, lebih baik. Daripada sedikit lebih baik,” Kata Pandji yang berpesan kepada relawan TurunTangan.