TurunTangan Kayong Utara, Medan dan Palembang: Bagi Masker untuk Korban Asap

Turun Tangan

04 Dec 2019

Kebakaran hutan terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan. Asap dari kebakaran tersebut meluas ke sejumlah kota tidak terkecuali di Kayong Utara, Kalimantan Barat, Medan, Sumatera Utara dan Palembang, Sumatera Selatan. Kekeringan dan tidak adanya hujan menyebabkan kabut asap yang tebal sehingga mengganggu aktivitas dan kesehatan warga sekitar.

Melihat kondisi ini, TurunTangan Kayong Utara, Medan dan Palembang tidak tinggal diam. TurunTangan Kayong Utara membuka penyaluran donasi di wilayah Kayong Utara berupa masker, oksigen mini, uang tunai, dan lain-lain. Mereka melakukan pembagian masker kepada warga di Kabupaten Kayong Utara selama 3 hari, yaitu di Jembatan Desa Sungai Paduan, Kecamatan Teluk Batang, pada 20 September 2019. Hari berikutnya, pembagian masker dilanjutkan di Kecamatan Seponti. Dan pembagian masker yang terakhir dilakukan pada 27 September di MIS Babusa’adah, Kecamatan Teluk Batang.

Menurut Hajiah, Koordinator TurunTangan Kayong Utara, ada lima relawan TurunTangan Kayong Utara yang membagikan sekitar 750 masker kepada masyarakat Kayong Utara. “Masker tersebut kami peroleh dari donasi. Masyarakat cukup antusias  untuk memberikan donasi, kami juga menerima donasi dari luar Pulau Kalimantan. Selain itu, kami melakukan kerjasama dari salah satu Puskesmas yang ada di Kayong Utara, katanya.

“Harapan kami terhadap pemerintah terkait kabut asap yang sudah menjadi bencana hampir setiap tahun ini ialah pemerintah harus lebih tegas terhadap siapa saja yang membakar hutan secara sengaja. Serta pemerintah juga harus lebih meningkatkan pelayanan kesehatan utk masyarakat yang terdampak kabut asap,” Kata Hajiah.

Pembagian masker juga dilakukan oleh TurunTangan Medan bekerjasama dengan Medan FM dan didukung komunitas CSC Kalong di Bundaran SIB, simpang Jalan Adam Malik Medan. Dalam kegiatannya pada 25 September 2019, mereka membagikan kurang lebih 2000 masker kepada masyarakat Medan. Aksi ini dilakukan dalam rangka bentuk kepedulian mereka atas polusi asap kebakaran di Riau yang mulai merambah Kota Medan.

Sedangkan TurunTangan Palembang melakukan gerakannya pada 15 September 2019 bersama Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Selatan dan beberapa komunitas lain di Palembang untuk menyuarakan “Sumsel Masih Darurat Asap” sekaligus membagikan 500 masker ke pengunjung Taman Kambang Iwak, Kota Palembang.