TurunTangan Palu - Sahur on the Road

Turun Tangan

15 May 2020

Kegiatan Sahur on the Road adalah kegiatan rutin ramadhan dari komunitas TurunTangan Palu yang sudah berlangsung sejak tahun 2019. Belajar dari tahun lalu, mereka terus mengadakan program ini karena banyak pekerja yang sudah memulai aktivitas dini hari.  Hal tersebut menggerakan hati relawan TurunTangan Palu untuk turun langsung memberikan makan sahur untuk para pekerja yang berjuang demi keluarga dan orang-orang yang mereka cintai.

 “Banyak sekali pekerja yang relawan TurunTangan palu temui saat membagikan makanan sahur seperti tukang sapu jalan, penjual pasar, satpam jaga, pemulung, dan lain sebagainya mereka sudah mulai bekerja bahkan dari 03.30 WITA,” kata Risma, sekretaris TurunTangan Palu.

Di tengah wabah pandemi ini, tentu beban mereka semua semakin berat. Oleh karena itu, TurunTangan Palu ingin terus membantu para pekerja yang terpaksa tidak bisa bekerja dari rumah. Tak lupa, mereka selalu mengadakan kegiatan sesuai dengan prosedur agar penyebaran corona tidak semakin meluas.

Relawan TurunTangan Palu mulai mengadakan Sahur on the Road pada 6 Mei 2020. Mereka melaksanakan kegiatan ini dua kali seminggu dan masih rutin dilakukan hingga akhir bulan Ramadhan.

“Anggaran yang digunakan adalah hasil dari penjualan masker yang kami produksi sendiri selama masa pandemi ini. Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada orang-orang yang telah membeli masker di TurunTangan Palu,” kata Risma.

Kegiatan Sahur on the Road ini terlaksana berangkat dari inisiatif teman-teman relawan TurunTangan Palu untuk bisa membantu masyarakat yang kesulitan dalam menyiapkan makanan sahur, baik mereka yang kurang mampu atau mereka yang harus tetap bekerja di waktu sahur.

“Sebagian dari kita ketika sahur dan sholat subuh mungkin bisa tidur kembali. Tetapi, ada beberapa saudara kita sebelum subuh mereka harus bekerja bahkan belum sempat untuk sahur,” kata Risma.

Proses kegiatan ini tidaklah mudah, karena  Para relawan mulai bersiap-siap dari pukul 01.00 pagi untuk memasak, menyiapkan makanan sahur hingga membagikan makanan sahur.

Para relawan berkeliling mencari masyarakat untuk bisa membagikan makanan sahur, seperti taman Gor atau wilayah perkantoran, yang mana para pemulung atau tukang sapu jalan beroperasi.

“Ada kepuasan tersendiri ketika kami membagikan makan sahur kepada salah seorang bapak yang bekerja sebagai pemulung. Kami memberikan kepada beliau 3 bungkus makanan untuk anak dan istrinya di rumah. Sehingga bapak pemulung tersebut tidak perlu membeli makanan lagi karena memang beliau mencari nafkah dini hari agar bisa membelikan makanan untuk keluarganya,” kata Risma.

Selain Sahur on the Road, ada juga program berbagi takjil dan makanan gratis untuk anak-anak panti asuhan selama bulan Ramadhan. “Kami sangat senang bisa berbagi dan saling mendukung di tengah pandemi ini,” kata Risma.