Kisah Aryo, Mantan Penyintas Covid-19 yang Dikucilkan Warga

Turun Tangan

30 Jun 2020

Aryo Budhi Wicaksono (28 tahun) pernah positif Covid-19, di karantina, dan kini sudah bebas dan negatif. Namun, respon dan persekusi yang dilakukan oleh masyarakat kepada orang yang pernah mengidap Covid-19 ternyata membuatnya takut.

Aryo tinggal di Jalan Tambak RT.05 RW.06 Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Sehari-hari Aryo bekerja sebagai driver ojol, yang kini sedikit ragu untuk pergi bekerja karena stigmatif dari masyarakat.

Ditambah lagi, beberapa waktu yang lalu salah satu keluarga Aryo diusir dari kontrakan karena mengidap corona yang sekarang sedang menjalani isolasi. Hampir dari ¾ keluarganya terinfeksi virus Covid-19. Beberapa keluarganya melakukan isolasi mandiri, dan bapak mertuanya dirawat dirumah sakit.

Dampak mentalitas penyintas Covid-19 sangat dirasakan keluarga Aryo terlebih persekusi kerap terasa ketika bertemu orang lain di lingkungannya.

Beberapa kali Aryo bercerita kepada teman grupnya dan meminta bantuan kepada stakeholder setempat untuk melakukan sesuatu atas kasus ini, tapi tidak ada kesimpulan yang jelas pejabat setempat.

Tinggal di lingkungan padat penduduk dengan tingkat pendidikan yang menengah kebawah membuat masyarakat sulit untuk menerima informasi dengan baik.

Kini Aryo akan bergerak untuk menyuarakan hak haknya sebagai manusia yang hidup di masyarakat dengan mencoba turun untuk membela pada mantan penyintas Covid-19 bisa diterima di masyarakat.

TurunTangan memberikan bantuan sembako kepada keluarga Aryo dan mengantarkan Aryo beserta keluarganya untuk periksa ke Rumah Sakit. Untuk kisahnya berjuang membela mantan penyintas Covid-19, peran TurunTangan adalah sebagai perantara untuk menyebarkan informasi tersebut. TurunTangan mendukung perjuangan Aryo untuk meruntuhkan stigma buruk mantan penyintas Covid-19.

Awal mula TurunTangan berinteraksi dengan Aryo adalah melalui program Sapa Kamu. Sapa Kamu adalah program konseling online kesehatan mental dan konsultasi kesehatan terkait Covid-19 dari TurunTangan.

Salah satu keluarga dari Aryo menghubungi TurunTangan melalui hotline SapaKamu dan berkonsultasi dengan konselor Sapa Kamu. Dari situlah TurunTangan mengenal perjuangan Aryo dan kemudian mengunjungi beliau.

Program SapaKamu mulai melayani customer mulai 8 April 2020. Ada sekitar 20 orang yang sudah menghubungi dan berkonsultasi. 20 orang tersebut tidak semuanya positif Covid-19. Tapi semuanya melakukan isolasi mandiri dan butuh teman bercerita, melalui SapaKamu inilah mereka berbagi cerita dengan Konselor.

Bagi yang ingin berkonsultasi online melalui Sapa Kamu bisa mengisi form melalui intip.in/KonsultasiCovid19 atau whatsapp call center 085156947915.